Tuhanku memang luar biasa.. Saat saya mulai bermain-main lagi dengan hati, sebuah tamparan lagi dariNya, langsung datang, kali ini lebih cepat dari yang saya duga..Yaa..memang saya tidak pernah mengerti definisi rasa, yang saya tau, saat seseorang mulai terlihat berbeda, saat sudah terasa ada ‘kupu-kupu dalam perut’ yang berputar-putar, saat itu saya seharusnya mulai waspada, apalagi yang akan Tuhan pesankan pada saya..
Patah hati lagikah? Hahaha..udah ketebak ya? Dan selalu, pada pria dengan kualitas unik. Tidak apa-apa,, pasti lebih baik hikmahnya untuk saya. Untuk tetap mengedepankan profesionalisme di atas segalanya. Untuk mengerti bahwa persahabatan lebih penting daripada rasa dalam diri yang hanya mengedepankan ego. Untuk nantinya saya mampu benar-benar mendefinisikan seperti apa arti sayang yang sebenarnya..
Semuanya memang pada takaran yang tepat dan momen yang pas sekali. Saat pada puncak kegalauan gara-gara abis perpisahan dengan teman-teman sesama fungsi refinery, termasuk dia,, kemudian mengetahui ‘fakta itu’. Saya tidak siap, mungkin tidak akan pernah siap, tapi memang lebih cepat mengetahuinya akan lebih baik, supaya ga perlu lagi menggalau, mengenang, menganggap semua hal menjadi istimewa.
Mungkin lebih baik, karena dengan begini, saya bisa tetap mengobrol tentang imajinasi, tentang khayalan yang bener-bener out of box..
Thanks God.. my December is colorful..
*akhirnya saya mengerti kenapa dia selalu merasa ga enak kalau kami sedang dibencandain dan milih buat menghindar, kenapa dia belakangan ini sering berada dekat si wanita anggun itu, yang membuat saya sebenarnya sangat sedih, dan sinyal lain yang sebagai pengamat harusnya saya sadari sejak awal.. Tuhan, maaf ya.. saya belum lulus lagiii..

wew,,mba ebi??cerita2 donk mbaaa…aq bsa jd shoulder to cry on mu kok..hehe,,
gpp dink kalo blm mw cerita..hee,,,